Agen Pulsa Termurah terlengkap untuk semua wilayah Indonesia

Web Promosi Mitra Metro Pulsa dot Net

Jumat, 16 November 2012

Strategi Marketing dari Nabi Muhammad SAW

strategi marketing ala rosulullah


Nabi Muhammad dikenal sebagai pedagang yang hebat, julukan beliau adalah “Al Amin”, seseorang yang jujur. Di zaman beliau, kebanyakan orang ingin bertransaksi bisnis dengan beliau, padahal waktu itu banyak juga pedagang-pedagang yang lain. Mengapa demikian? Berikut ini adalah strategi marketing dari Rasulullah SAW.
1.       Selalu memegang janji.
Nabi Muhammad selalu menepati janji dan mengantarkan barang sesuai standar kualitas yang diminta pelanggan. Beliau selalu memperlihatkan rasa tanggung jawab pada setiap transaksi yang dilakukan.
2.       Tidak pernah menipu.
Ini penting sekali! Jangan pernah bilang bahwa barang dagangan kita bagus, kalau kenyataannya rusak atau cacat. Sekali, mungkin kita mendapat untung yang banyak, tapi seterusnya orang tidak akan percaya dan tidak mau lagi bertransaksi dengan kita, padahal transaksi itu akan terus kita butuhkan demi kelancaran bisnis kita. Atau kalu kita berdagang produk yang membutuhkan timbangan atau takaran, jangan pernah menguranginya.
Dalam hal ini juga, berbisnis tidaklah diperbolehkan mengekploitasi kelemahan orang lain demi meraih keuntungan yang sebesar-besarnya.
3.       Menjauhi riba.
Nabi Muhammad SAW adal;ah oaring konsisten dalam menjauhi riba, berdagang yang tidak jelas produknya (barangnya),system tengkulak atau ijon. Nabi melarang kita membeli anak sapi yang masih dalam kandungan, buah-buahan yang masih berbentuk bunga. Dikhawatirkan, barang yang diperjualbelikan tidak sesuai harapan sang pembeli, atau lebih bagus dari perkiraan sang penjual. Pasti akan kecewa!
Mengenai riba ini, Allah SWT berfirman,”orang-orang yan g makan riba, tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran penyakit gila. Keadaan yang demikian itu adalah disebabkan mereka beependapat , sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. (Al Baqoroh:275)
4.       Berbisnis adalah beribadah.
Akhlak nabi Muhammad yang sangat mulia secara tidak langsung merupakan alat marketing yang sangat hebat dan tak akan lekang ditelan zaman.
Beliau melakukan pekerjaannya bukan sekedar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, bukan juga untuk menjadi seorang hartawan. Akan tetapi usaha dagang yang beliau lakukan adalah ibadah yang dikerjakan secara professional sehingga tidak menimbulkan keluhan kekecewaan, bahkan konflik dengan pelanggan.
Rasulullah SAW. Adalah seorang yang dermawan, beliau selalu membagikan hasil keuntungan berdagangnya di jalan Allah.
Allah telah menjanjikan, bahwa orang-orang yang rajin membayar zakat dan bersedekah, hidupnya tidak akan susah dan melarat.
5.       Menghindari bisnis yang haram.
Niat Rasulullah dalam berdagang adalah untuk ibadah kepada Allah. Karenanya, beliau selalu menghindari keuntungan  yang dilarang atau haram bagi sebuah perdagangan. Pantang juga bagi beliau untuk berdagang hal-hal yang jelas dilarang oleh Allah.

Demikianlah strategi marketing dari Rasulullah SAW. Yakin dan pasti! Cara bisnis yang dilakukan Rasulullah adalah yang terbaik dan akan mendatangkan berkah dunia dan akhirat.

Referensi: by Fauziyah Arsiyanti(Aulia Magazine, Jan. 2012)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Tulis Komentar

Ads

Copyright © 2017 Surya Jateng | Metro Pulsa | Metro Reload Design by ronangelo and NewBloggerThemes.com